Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Gubernur Bali Dorong Setiap Desa Kembangkan Produk Unggulan Berbasis Kearifan Lokal

Administrator 15 Juli 2024 Dibaca 516 Kali

Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tabanan, pada Selasa (15/7/2024), menyampaikan pesan pembangunan bidang ekonomi, setiap desa dan kelurahan perlu mendorong sedikitnya lima produk unggulan.

 

”Lima produk unggulan dari masing-masing desa dan kelurahan patut didorong dan dikembangkan sesuai karakteristik ekonomi wilayah”, ungkap Gubernur Bali.

Gubernur Bali menyampaikan hal itu dalam pengarahan kepada para camat, kepala desa dan lurah, bertempat di Aula Kantor Bupati Tabanan, (15/7).

”Sebagaimana semangat dan program One Village One Product, setiap desa dan kelurahan perlu mendorong produk unggulan masing-masing, sesuai karakteristik masing-masing daerah. Ini dalam rangka pembangunan ekonomi, pengembangan produk lokal, kemudian akan terus didorong menembus pasar. Manfaatnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat”;, ungkap Gubernur.

Tujuan program ini, tambahnya, guna meningkatkan kesadaran pada potensi ekonomi daerah, pengembangan kreativitas dan inovasi dalam kemandirian ekonomi desa.

 

Setiap desa dan kelurahan harus terus mengembangkan produk, dengan memperhatikan kualitas dan daya saing, dengan keunikan masing-masing wilayah, kata Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bali juga meminta semua Kepala Desa dan Lurah, memastikan seluruh warga yang telah memenuhi syarat pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), wajib dibantu dan dilayani pembuatannya, sebab KTP sangat vital bagi seluruh masyarakat dalam mengakses berbagai program pembangunan ekonomi masyarakat.

”Pastikan semua warga yang telah memenuhi persyaratan usia memiliki KTP, agar mereka memiliki KTP. Hal ini sifatnya mutlak, demi masyarakat bisa mengakses berbagai program pembangunan, termasuk kemudahan-kemudahan pada bidang ekonomi dan kesehatan”;, tambah Gubernur.

Gubernur Bali juga menanyakan berapa jumlah masyarakat Tabanan yang sudah terakses pelayanan BPJS.

Pemerintah Provinsi Bali, kata Gubernur, juga mendorong anggaran diperuntukan bagi enam puluh ribu lebih peserta BPJS.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tabanan, I Ketut Wirawan memaparkan sejumlah kondisi dan perkembangan daerah kepada Gubernur bersama rombongan.

 

”Kita terus bergerak sesuai agenda pelayanan kepada masyarakat melalui program-program kebijakan bagi masyarakat Tabanan. Kami juga meminta perhatian dari Pak Gubernur bersama semua pihak tingkatan teratas. Terkait pelayanan BPJS, dari 206 Desa Kelurahan di Tabanan hanya tersisa satu desa yang masih dalam proses, sedangkan yang lainnya sudah tercover. Selain itu, kami juga memastikan sebanyak 1.700 RT di Kabupaten Tabanan akan segera masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan”;, jelas Bupati I Ketut Wirawan, (15/7).

 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

55.8% Realisasi

APBD 2025 Pelaksanaan

Rp 1.943.061.584,54 Rp 1.083.778.808,06
Pendapatan 44.93%
Realisasi: Rp 487.131.395,88 Anggaran: Rp 1.084.177.692,00
Belanja 58.36%
Realisasi: Rp 566.964.311,91 Anggaran: Rp 971.530.792,27
Pembiayaan -26.35%
Realisasi: Rp 29.683.100,27 Anggaran: Rp -112.646.899,73
44.9% Realisasi

APBD 2025 Pendapatan

Rp 1.084.177.692,00 Rp 487.131.395,88
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 17.77%
Realisasi: Rp 9.660.000,00 Anggaran: Rp 54.360.000,00
Dana Desa 55.02%
Realisasi: Rp 391.530.320,00 Anggaran: Rp 711.650.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 5.148.679,00
Alokasi Dana Desa 27.35%
Realisasi: Rp 85.600.000,00 Anggaran: Rp 313.019.013,00
Bunga Bank 100%
Realisasi: Rp 341.075,88 Anggaran: Rp 0,00
58.4% Realisasi

APBD 2025 Pembelanjaan

Rp 971.530.792,27 Rp 566.964.311,91
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 49.61%
Realisasi: Rp 206.023.937,00 Anggaran: Rp 415.261.062,27
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.85%
Realisasi: Rp 327.340.374,91 Anggaran: Rp 497.069.730,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 1.600.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 58.33%
Realisasi: Rp 33.600.000,00 Anggaran: Rp 57.600.000,00