Pandak Bandung, Tabanan – Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih resmi digelar di Desa Pandak Bandung, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini berlangsung antusias dengan dihadiri seluruh unsur masyarakat, perangkat desa, BPD, tokoh adat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan.
Kepala Desa Pandak Bandung, I Wayan Sudiana, menyambut hangat pelaksanaan Musdesus ini. Ia menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Kami sangat antusias mengikuti program nasional ini. Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi wadah nyata bagi masyarakat Pandak Bandung untuk bersama-sama membangun ekonomi desa secara transparan dan gotong royong,” ujar I Wayan Sudiana.
Dalam forum tersebut, peserta secara musyawarah mufakat menyepakati susunan pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih Pandak Bandung. Proses pemilihan berlangsung terbuka dan partisipatif, mencerminkan semangat demokrasi di tingkat desa.
Perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Tabanan yang hadir dalam Musdesus ini menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan difokuskan pada unit usaha simpan pinjam, kebutuhan pokok, dan pengelolaan hasil pertanian lokal. Program ini sejalan dengan potensi pertanian dan peternakan yang dimiliki Desa Pandak Bandung.
Bupati Tabanan I Ketut Wirawan melalui perwakilannya menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan Musdesus di seluruh desa di Kabupaten Tabanan. Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih Pandak Bandung, diharapkan roda perekonomian desa semakin bergerak, lapangan kerja terbuka, dan masyarakat semakin mandiri dalam mengelola potensi ekonomi lokal berbasis kearifan Bali.