Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Musdes Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Pandak Bandung Berlangsung Antusias

Administrator 08 Juli 2024 Dibaca 338 Kali

Pandak Bandung, Tabanan – Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih resmi digelar di Desa Pandak Bandung, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini berlangsung antusias dengan dihadiri seluruh unsur masyarakat, perangkat desa, BPD, tokoh adat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan.

 

Kepala Desa Pandak Bandung, I Wayan Sudiana, menyambut hangat pelaksanaan Musdesus ini. Ia menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

 

“Kami sangat antusias mengikuti program nasional ini. Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi wadah nyata bagi masyarakat Pandak Bandung untuk bersama-sama membangun ekonomi desa secara transparan dan gotong royong,” ujar I Wayan Sudiana.

 

Dalam forum tersebut, peserta secara musyawarah mufakat menyepakati susunan pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih Pandak Bandung. Proses pemilihan berlangsung terbuka dan partisipatif, mencerminkan semangat demokrasi di tingkat desa.

 

Perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Tabanan yang hadir dalam Musdesus ini menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan difokuskan pada unit usaha simpan pinjam, kebutuhan pokok, dan pengelolaan hasil pertanian lokal. Program ini sejalan dengan potensi pertanian dan peternakan yang dimiliki Desa Pandak Bandung.

 

Bupati Tabanan I Ketut Wirawan melalui perwakilannya menyampaikan dukungan penuh atas pelaksanaan Musdesus di seluruh desa di Kabupaten Tabanan. Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

 

Dengan terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih Pandak Bandung, diharapkan roda perekonomian desa semakin bergerak, lapangan kerja terbuka, dan masyarakat semakin mandiri dalam mengelola potensi ekonomi lokal berbasis kearifan Bali.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

55.8% Realisasi

APBD 2025 Pelaksanaan

Rp 1.943.061.584,54 Rp 1.083.778.808,06
Pendapatan 44.93%
Realisasi: Rp 487.131.395,88 Anggaran: Rp 1.084.177.692,00
Belanja 58.36%
Realisasi: Rp 566.964.311,91 Anggaran: Rp 971.530.792,27
Pembiayaan -26.35%
Realisasi: Rp 29.683.100,27 Anggaran: Rp -112.646.899,73
44.9% Realisasi

APBD 2025 Pendapatan

Rp 1.084.177.692,00 Rp 487.131.395,88
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 17.77%
Realisasi: Rp 9.660.000,00 Anggaran: Rp 54.360.000,00
Dana Desa 55.02%
Realisasi: Rp 391.530.320,00 Anggaran: Rp 711.650.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 5.148.679,00
Alokasi Dana Desa 27.35%
Realisasi: Rp 85.600.000,00 Anggaran: Rp 313.019.013,00
Bunga Bank 100%
Realisasi: Rp 341.075,88 Anggaran: Rp 0,00
58.4% Realisasi

APBD 2025 Pembelanjaan

Rp 971.530.792,27 Rp 566.964.311,91
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 49.61%
Realisasi: Rp 206.023.937,00 Anggaran: Rp 415.261.062,27
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.85%
Realisasi: Rp 327.340.374,91 Anggaran: Rp 497.069.730,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 1.600.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 58.33%
Realisasi: Rp 33.600.000,00 Anggaran: Rp 57.600.000,00