Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Berita Kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan dan Akses Layanan Keuangan

Administrator 17 November 2025 Dibaca 170 Kali

Pemerintah Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara menyelenggarakan Pelatihan Literasi Keuangan dan Akses Layanan Keuangan yang menghadirkan pemateri dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa RI). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Barajawa ini diikuti oleh 100 peserta yang mayoritas merupakan Ibu Rumah Tangga di Wilayah Desa Bojanegara.

 

Kegiatan resmi dibuka oleh Camat Padamara, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga. Ia juga menekankan bahwa pemahaman mengenai akses layanan keuangan akan membantu masyarakat lebih mudah memanfaatkan fasilitas perbankan, program pemberdayaan, maupun berbagai layanan keuangan digital yang saat ini terus berkembang.

 

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Andi Abdul Malik, S.Sos., M.Si, narasumber dari Kemendesa RI, yang membawakan materi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga, strategi menabung, penguatan ekonomi rumah tangga, hingga pemanfaatan layanan keuangan formal dan digital. Dalam penyampaiannya, Dr. Andi menegaskan bahwa ibu rumah tangga memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, sehingga peningkatan literasi keuangan menjadi sangat penting.

 

“Dengan memahami cara mengelola keuangan secara tepat, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi risiko finansial, dan memanfaatkan berbagai program pemerintah dengan lebih optimal,” ujar Dr. Andi dalam sesi penyampaiannya.

 

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta yang mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam membantu mereka memahami cara mengatur keuangan rumah tangga dan mengenali berbagai layanan keuangan yang dapat diakses secara mudah dan aman.

 

Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan serta memperluas akses mereka terhadap layanan keuangan formal sebagai upaya mendukung pembangunan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat desa.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

55.8% Realisasi

APBD 2025 Pelaksanaan

Rp 1.943.061.584,54 Rp 1.083.778.808,06
Pendapatan 44.93%
Realisasi: Rp 487.131.395,88 Anggaran: Rp 1.084.177.692,00
Belanja 58.36%
Realisasi: Rp 566.964.311,91 Anggaran: Rp 971.530.792,27
Pembiayaan -26.35%
Realisasi: Rp 29.683.100,27 Anggaran: Rp -112.646.899,73
44.9% Realisasi

APBD 2025 Pendapatan

Rp 1.084.177.692,00 Rp 487.131.395,88
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 17.77%
Realisasi: Rp 9.660.000,00 Anggaran: Rp 54.360.000,00
Dana Desa 55.02%
Realisasi: Rp 391.530.320,00 Anggaran: Rp 711.650.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 5.148.679,00
Alokasi Dana Desa 27.35%
Realisasi: Rp 85.600.000,00 Anggaran: Rp 313.019.013,00
Bunga Bank 100%
Realisasi: Rp 341.075,88 Anggaran: Rp 0,00
58.4% Realisasi

APBD 2025 Pembelanjaan

Rp 971.530.792,27 Rp 566.964.311,91
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 49.61%
Realisasi: Rp 206.023.937,00 Anggaran: Rp 415.261.062,27
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.85%
Realisasi: Rp 327.340.374,91 Anggaran: Rp 497.069.730,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 1.600.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 58.33%
Realisasi: Rp 33.600.000,00 Anggaran: Rp 57.600.000,00