Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kunjungi Bumdes Bojanegara, Bupati Andreas Minta Pengelola Terus Berinovasi

Administrator 10 Maret 2021 Dibaca 219 Kali

PADAMARA-Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi usai membuka Musrenbang RKPD Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Padamara, Rabu (10/3/2021) melakukan kunjungan kerja di salah satu Bumdes di wilayah Kecamatan Padamara yang cukup berhasil mengelola kegiatan usahanya yakni Bumdes Desa Bojanegara.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Sri Wahyuni, Kepala Bagian Admas Setda Purbalingga, Marthinus P. Langa, SE dan staf, Bupati Andreas diterima Penjabat Kepala Desa Bojanegara, Martin Sawu dan Sekdes, Robi Watu.

Kepada Bupati Andreas, Penjabat Kepala Desa Martin Sawu menjelaskan Bumdes Sama Mora Bojanegara melaksanakan kegiatan usaha diantaranya usaha jual beli komoditi pertanian, sewa alat masak dan tenda, perkreditan dan pelayan air minum Desa.

"Hingga saat ini,  Bumdes Bojanegara memiliki modal usaha mencapai angka 800 juta rupiah," jelasnya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dalam kunjungannnya meminta pengelola BUMDES Sama Mora Desa Bojanegara untuk tetap mencari peluang-peluang usaha di wilayah Padamara yang saat ini masih cukup langka.

Selain itu, dirinya mengajak dan menghimbau agar dalam pengelolaan Bumdes tidak boleh melaksanakan kegiatan usaha yang dapat mematikan modal usaha, biarlah secara bertahap berjalan sesuai dengan kemampuan modal usaha yang ada katanya.

Dikatakan Bupati Andreas, kedepan Pemerintah Daerah tentu akan memikirkan regulasi terkait dengan pengembangan Bumdes termasuk memikirkan subsidi dana untuk bumdes.

Selain itu, dalam kaitannya dengan pengembangan Bumdes, perlu dibentuk BUMD yang bertugas untuk menampung hasil usaha di Bumdes sekaligus mencari pasar untuk menjual hasil usaha dari Bumdes.

Dirinya juga mengajak pengelola Bumdes untuk terus berinovasi dan belajar dalam memacu diri untuk mulai berbisnis. Setiap peluang usaha tegasnya, harus benar-benar dimanfaatkan demi kepentingan bersama.

"Saya ajak kita untuk tidak boleh takut berbisnis melaui Bumdes. Bisnis ini kita lakukan untuk kepentingan banyak orang dan demi kesejahteraan bersama," ungkapnya.

Diakhir arahan singkatnya, Bupati Andreas menginginkan agar Bumdes Desa Bojanegara dapat menjadi model bagi desa lainnya yang ingin mengelola Bumdes.

 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

55.8% Realisasi

APBD 2025 Pelaksanaan

Rp 1.943.061.584,54 Rp 1.083.778.808,06
Pendapatan 44.93%
Realisasi: Rp 487.131.395,88 Anggaran: Rp 1.084.177.692,00
Belanja 58.36%
Realisasi: Rp 566.964.311,91 Anggaran: Rp 971.530.792,27
Pembiayaan -26.35%
Realisasi: Rp 29.683.100,27 Anggaran: Rp -112.646.899,73
44.9% Realisasi

APBD 2025 Pendapatan

Rp 1.084.177.692,00 Rp 487.131.395,88
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 17.77%
Realisasi: Rp 9.660.000,00 Anggaran: Rp 54.360.000,00
Dana Desa 55.02%
Realisasi: Rp 391.530.320,00 Anggaran: Rp 711.650.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 5.148.679,00
Alokasi Dana Desa 27.35%
Realisasi: Rp 85.600.000,00 Anggaran: Rp 313.019.013,00
Bunga Bank 100%
Realisasi: Rp 341.075,88 Anggaran: Rp 0,00
58.4% Realisasi

APBD 2025 Pembelanjaan

Rp 971.530.792,27 Rp 566.964.311,91
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 49.61%
Realisasi: Rp 206.023.937,00 Anggaran: Rp 415.261.062,27
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.85%
Realisasi: Rp 327.340.374,91 Anggaran: Rp 497.069.730,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 1.600.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 58.33%
Realisasi: Rp 33.600.000,00 Anggaran: Rp 57.600.000,00